Benteng Portugis merupakan salah satu objek wisata di Jepara. Benteng Portugis terletak di desa Banyumanis Kecamatan Donorojo - Jepara. Terletak 45 km di sebelah timur laut kota Jepara. perjalanan menuju Benteng Portugis Hanya bisa di tempuh dengan mengunakan kendaraan pribadi ataupun dengan mobil-mobil pariwisata, itu di karenakan letak Benteng Portugis yang masuk ke pedesaan dan bukan merupakan rute untuk tranportasi umum.
Dari sisi Geografis Benteng Portugis memiliki letak yang sangat strategis terutama untuk kepentingan militer khususnya pada era perjuangan, Benteng Portugis dibangun di atas sebuah bukit batu di pinggiran laut, dan persis didepan benteng ini terdapat sebuah pulau yang bernama Pulau Mondoliko.
selain melalui rute jepara, Benteng Portugis juga bisa di akses melalui rute Kota Pati kemudian melalui desa Dukuhseti kecamatan Tayu. Jalan menuju Benteng Portugis di dominasi oleh daerah pegunungan baik di tempuh dari Kota Pati atau pun dari Kota Jepara. Akses jalan menuju Benteng Portugis juga terbilang sudah cukup baik, di Tahun 2001 rute menuju Benteng portugis masih banyak jalan yang rusak dan berlubang, Tapi lain halnya di Tahun 2014-2015 akses menuju Benteng portugis sudah makin membaik.
seperti inilah rute munuju benteng portugis yang sudah semakin membaik. sedikit gambaran yang ditunjukkan oleh remaja Armagon Jepara 2014.
setelah sampai di Benteng Portugis anda akan disuguhi laut dan batu karang yang indah dan menawan, jangan lupa siapkan alat pancing mania anda. kita bisa beristirah menikmati pegunungan dan laut, akan semakin menarik jika sambil melakukan aktifitas mancing mania. jika repot membawa bekal jangan kuatir, di Benteng portugis banyak warung-warung dengan harga yang terjangkau dan terbilang murah.
Selain tempat wisata Benteng Portugis juga merupakan tempat bersejarah. Pada 1619 Tahun kota Jayakarta / Sunda Kelapa dimasuki VOC Belanda, dan saat ini Sunda
Kelapa yang diubah namanya menjadi Batavia dianggap sebagai awal
tumbuhnya penjajahan oleh Imperialis Belanda di Indonesia. Sultan Agung
Raja Mataram sudah merasakan adanya bahaya yang mengancam dari situasi
jatuh nya kota Jayakarta ke tangan Belanda. Untuk itu Sultan Agung
mempersiapkan angkatan perangnya guna mengusir penjajah Belanda.
Tekad Raja Mataram ini dilaksanakan berturut-turut pada tahun 1628 dan
tahun 1629 yang berakhir dengan kekalahan di pihak Mataram. Kejadian ini
membuat Sultan Agung berpikir bahwa VOC
Belanda hanya bisa dikalahkan lewat serangan darat dan laut secara
bersamaan, padahal Mataram tidak memiliki armada laut yang kuat,
sehingga perlu adanya bantuan dari pihak ketiga yang juga berseteru
dengan VOC yaitu Bangsa Portugis.
Dan sekarang Benteng Portugis menjadi kawasan terlindung bagi binatang terutama Burung, hampir setiap tahun di Benteng Portugis dilakukan pelepasan satwa dalam rangka menjaga kelestarian alam, kawasan Benteng Portugis merupakan daerah larangan bagi para pemburu. semoga dengan adanya perlindungan satwa ini kita masih bisa melihat dan mendengar kicauan burung sampai tahun ke tahun.
Berakir pekan dengan keluarga, sahabat ataupun Kekasih di Benteng Portugis juga pilihan yang menyenangkan, salain laut dan pegunungan Benteng Portugis juga meliki tempat-tempat romantis.
Semoga Benteng Portugis bisa menjadi refrensi tujuan berlibur anda dan keluarga. terimaksih atas kunjungan anda.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar